Nov 7, 2010

Dialog Dini Hari - Album #2 (kedua)



Akhirnya Dialog Dini Hari mengeluarkan album keduanya, album yang sudah lama saya tunggu - tunggu :)
Berikut sekilas kutipan dari website Dialog Dini Hari :

Banyak hal yg terjadi dalam kurun waktu 2 tahun setelah peluncuran album Beranda Taman Hati yang menyita banyak energi dan pikiran masing-masing personil Dialog Dini Hari. Sebuah side project yang terus bergulir dan tumbuh. Diperkuat dengan formasi yang berbeda dari album sebelumnya, kini Dadang SH Pranoto seorang Green Grunge Gentleman dari Navicula mengajak serta Denny Surya penggebuk drum Rockavatar dan juga Brozio Orah pemetik Bass dari Zio Band ikut memperkaya alunan musik Dialog Dini Hari.

“DDH seperti rumah yang kami bangun untuk tempat jeda-istirahat dan tempat menuangkan semua pikiran, ide maupun eksplorasi diri” kata Dadang. Dan album kedua dijadikan mereka sebagai bentuk dari eksplorasi-kolaborasi pikiran-ide dan pemahaman sederhana tentang intelektual mereka dalam bermusik, realita hidup hingga spiritual. “kami hanya ingin berkata jujur apa yang sedang kami rasakan, pikirkan dan lalui saat ini melalui lagu-lagu kami” tambah Zio.
Yang berbeda dari album ke 2 mereka ini adalah konsep dan tampilan yang ditawarkan. Dengan memilih untuk menyerahkan kembali penamaan album ini ke para penikmat musik mereka, DDH memberikan 5 pilihan judul dalam album ke 2 mereka yang didukung dengan design visual yang mewakili masing- masing lagu didalamnya. Jadi penikmat musik DDH bebas memilih apa nama yang tepat menurut mereka untuk album ke 2 ini. “kami ingin para pecinta musik DDH ikut menjadi bagian dari album ke 2 ini” jelas Denny tentang konsep album ke 2 ini.
(sumber : http://dialogdinihari.com/kabar/album-2-dialog-dini-hari.html )

Dibawah adalah sample lagu - lagunya : 













Album yang sejuk, leburan akustik, blues, dan folk menjadi satu. Kata - katanya yang indah tetapi tidak cengeng. Sebuah album yang direkomendasikan bagi pencari kesejukan dalam bermusik..

Salam beribu cinta

0 comments:

Post a Comment