Nov 30, 2010

Last FM tools

 
 Ada yang tahu ? mungkin  bagi penggemar musik yang sering berselancar didunia maya pasti tahu dengan aplikasii sosial networking ini.
Well, hampir sama dengan aplikasi sosial networking yang lain, intinya berinteraksi dengan orang. Tetapi kali ini kita akan direkomendasikan musik, genre ataupun orang yang se"aliran" dengan kita :D

Bagi yang masih penasaran langsung aja klik disini untuk mencobanya.

Oiya, aplikasi - aplikasinya juga keren
 http://img714.imageshack.us/img714/8868/bandlogosenggacandranat.png
yang diatas merupakan salah satu contohnya. Kalo mau bikin klik disini
Well selamat mencoba, sampai bertemu lagi :)

Nov 24, 2010

My Holga Photo Part 2

Frog @mas ubud


Gianyar City @Gianyar

Into The Dark @campuhan

Alone @campuhan

Pemandangan @campuhan

Multi Exposure 1

Multi Exposure 2

Reach the sky @campuhan
Well akhirnya, ini bisa dibilang foto holga pertama saya yang berhasil. Setelah photo sebelumnya salah mode (pake mode bulb), akhirnya sekarang berhasil juga. Foto - foto diatas kebanyakan saya ambil di daerah ubud bersama dengan agung dan rany.

Semua foto diatas saya ambil dengan menggunakan kamera Holga 135bc, dengan film asa 200.
Mohon kritik dan sarannya :)

Nov 23, 2010

Mumm-ra

Gak tahu mengapa belakangan ini, lagu she's got your high dari band ini selalu terngiang - ngiang dikepala saya.

Pertama kali denger ketika saya download ost. (500) day of summer. Band indie rock ini sudah bubar tahun 2008. Band ini mendapat pernah dimuat di NME sebagai salah satu dari 10 band "guaranteed to soundtrack" pada tahun 2007





Berikut liriknya :

Mumm-ra - She's got you high

She's got you high and you don't even know yet
She's got you high and you don't even know yet
The sun's in the sky, its warming up your bare legs
You can't deny your looking for the sunset

She's got you high and you don't even know yet
She's got you high and you don't even know yet
It's the search for the time before it leaves without you
Have you lost your mind or has she taken all of yours too?
Whats this about? I figured love would shine through
We've lost romance this world has turned so see through
Open your mind, believe it's going to come to
Romance alive and hope she's going to tell you

She's got you high and you don't even know yet
She's got you high and you don't even know yet
The sun's in the sky, its warming up your bare legs
You can't deny your looking for the sunset

Whats this about? I figured love would shine through
We've lost romance this world has turned so see through
Open your mind, believe it's going to come to
Romance alive and hope she's going to tell you

She's got you high
She's got you high
She's got you high

She's got you high
She's got you high
She's got you high

Whats this about? I figured love would shine through
We've lost romance this world has turned so see through
Open your mind, believe it's going to come to
Romance alive and hope she's going to tell you

Whats this about? I figured love would shine through
We've lost romance this world has turned so see through
Open your mind, believe it's going to come to
Romance alive and hope

She's got you high!

Nov 9, 2010

Foto Holga pertama saya :)

Sebenarnya saya sudah sangat lama tertarik dengan Lomography. Pertama kali liat Kak Yoga bawa LC-A pas liburan ke Bali. Tapi baru kesampaian ketika, Agung Achmad beli holga (jadi bisa saya pinjam hehe). Ini beberapa foto pertama saya, dengan Holga-nya Agung (nb : semua foto menggunakan film asa 200).

Harmonicsm


Its Me !!!

Fakultas Kedokteran Universitas Udayana


Home Sweet Home

Saya jadi tahu bagaimana rasanya deg-degan nunggu hasil jepretan kita :)
Jadi pengen beli diana mini, semoga kesampean..



amiiinnn

Nov 7, 2010

Dialog Dini Hari - Album #2 (kedua)



Akhirnya Dialog Dini Hari mengeluarkan album keduanya, album yang sudah lama saya tunggu - tunggu :)
Berikut sekilas kutipan dari website Dialog Dini Hari :

Banyak hal yg terjadi dalam kurun waktu 2 tahun setelah peluncuran album Beranda Taman Hati yang menyita banyak energi dan pikiran masing-masing personil Dialog Dini Hari. Sebuah side project yang terus bergulir dan tumbuh. Diperkuat dengan formasi yang berbeda dari album sebelumnya, kini Dadang SH Pranoto seorang Green Grunge Gentleman dari Navicula mengajak serta Denny Surya penggebuk drum Rockavatar dan juga Brozio Orah pemetik Bass dari Zio Band ikut memperkaya alunan musik Dialog Dini Hari.

“DDH seperti rumah yang kami bangun untuk tempat jeda-istirahat dan tempat menuangkan semua pikiran, ide maupun eksplorasi diri” kata Dadang. Dan album kedua dijadikan mereka sebagai bentuk dari eksplorasi-kolaborasi pikiran-ide dan pemahaman sederhana tentang intelektual mereka dalam bermusik, realita hidup hingga spiritual. “kami hanya ingin berkata jujur apa yang sedang kami rasakan, pikirkan dan lalui saat ini melalui lagu-lagu kami” tambah Zio.
Yang berbeda dari album ke 2 mereka ini adalah konsep dan tampilan yang ditawarkan. Dengan memilih untuk menyerahkan kembali penamaan album ini ke para penikmat musik mereka, DDH memberikan 5 pilihan judul dalam album ke 2 mereka yang didukung dengan design visual yang mewakili masing- masing lagu didalamnya. Jadi penikmat musik DDH bebas memilih apa nama yang tepat menurut mereka untuk album ke 2 ini. “kami ingin para pecinta musik DDH ikut menjadi bagian dari album ke 2 ini” jelas Denny tentang konsep album ke 2 ini.
(sumber : http://dialogdinihari.com/kabar/album-2-dialog-dini-hari.html )

Dibawah adalah sample lagu - lagunya : 













Album yang sejuk, leburan akustik, blues, dan folk menjadi satu. Kata - katanya yang indah tetapi tidak cengeng. Sebuah album yang direkomendasikan bagi pencari kesejukan dalam bermusik..

Salam beribu cinta

White Shoes & The Couples Company - Vakansi Album


Akhirnya White Shoes & The Couples Company mengeluarkan album barunya lagi pada tanggal 6 oktober 2010, yang kini dibawah naungan Purapura Records and Demajors. Berikut adalah cerita - cerita dibalik lagu - lagu yang ada di dalam album ini :

TRACK NOTES:
Track Notes ‘Album Vakansi’ ditulis oleh White Shoes & The Couples Company 


Track 1: Berjalan-Jalan
”Menjadi musisi adalah salah satu pekerjaan yang paling menyenangkan. Kita bisa ke luar kota atau negara lain dan mendapat kenangan yang luar biasa manisnya, Namun walau hingga ke benua lain, manisnya kenangan itu tak sebanding dengan kehangatan dan kebahagiaan di kampung halaman sendiri. Lagu ini sengaja dibuat accapella karena seperti mengingatkan kembali ketika masa kita masih kanak-kanak, tanpa iringan instrumen apa-apa, bernyanyi bersama teman-teman terasa begitu menyenangkan.” - Aprilia Apsari

Track 2: Zamrud Khatulistiwa (versi 2010)
”Sebuah negeri nan elok yang membentang luas terbelah garis khatulistiwa, itulah negeri dimana kami berada. Letak geografis yang rawan akan bencana alam, membuat kita seharusnya selalu waspada terhadap bencana yang suatu saat akan terjadi. Lagu ini secara khusus kami ciptakan untuk menyambut undangan dari Franki Indrasmoro alias Pepeng dari band Naif, untuk ikut dalam sebuah album kompilasi kampanye “Siaga Bencana Nasional” yang diproduksi oleh Electrified records milik band Naif dan LIPI(Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) di Agustus 2008. Lagu ini kemudian kami sempurnakan lagi di awal 2010 dengan memasukkan alat musik timpani dan melakukan proses mixing ulang. Dalam rekaman ini saya menggunakan synthesizer dari micro korg diawal lagu, yang masuk berbarengan dengan suara alat musik timpani, dan saya menggunakan piano untuk membuat melodi yang berkesan simple di bagian tengah lagu.” -Aprimela Prawidyanti

Track 3: Senja Menggila (versi album)
”Inspirasi musik kulit hitam pada era Motown sangat berpengaruh, terdengar pada bass , gitar funk yang centil dan dentuman drum tak kuasa menahan kita menghentakkan kaki mengikuti setiap beat nya. Lirik lagu gayung bersambut dengan musik nya, lagu Senja Menggila ini menyerap senja di Jakarta yang semakin “berat terasaaa!!”.
Tak ada ruang tersisa untuk bermain saat senja di Jakarta, sekarang beralih dengan kendaraan berasap sehingga tak ada lagi libur di kepala kita semua. Saatnya menghentakkan kaki bersama-sama.” - Saleh Husein

Track 4: Selangkah Keseberang
“Selangkah keseberang arah cipta ku kini.. “. Benar sekali! Optimis . Itu yang terlintas dipikiran saya ketika membaca lirik lagu ini. Spirit lagu ini merupakan penerjemahan dari spirit seorang Faiz RM yang penuh dengan pendobrakan dalam dunia musik. Lirik lagu ini tidak akan habis dimakan jaman, karena anak muda memang seharusnya terus melangkah.” -Yusmario Farabi

Track 5: Rented Room
Kadang kita membutuhkan ruang yang lebih besar untuk bernafas lebih lega dan berfikir lebih jernih. Lagu ini tentang semua itu. Saya tulis secara spontan di kamar sewaan yang sempit pada pertengahan tahun 2006 dan kemudian kami menyempurnakannya di tahun 2009-2010.” - Aprilia Apsari

Track 6: Kampus Kemarau
”Cinta dan sakit hati terhadap kampus tercinta … mungkin sangat mewakili hati saya di lagu Kampus Kemarau ini, suasana kampus yang tenang ,ramah, bersahabat dan menyenangkan serta sejuta mimpi kami untuk menjadi seseorang,†tiba-tiba dirusak oleh sebuah birokrasi kampus yang sangat menyesakkan saya dan juga teman-teman di kampus. Semua terurai jelas dalam lagu ini.
Balutan string dan woodwind yang ciamik dan penulisan komposisi gaya avant garde pada bagian interlude di menit 02.36 sangat mewakili suasana Kemarau di kampus.” - Ricky Surya Virgana

Track 7: Sans Titre
”Paris 1978. Dingin. Apartemen dengan perabot minim. Telfon jarak jauh, dan misunderstanding.
Terima kasih untuk Mondo, David, Dono dan Asra yang telah membantu saya menerjemahkan lagu ini.” - Yusmario Farabi

Track 8: Hacienda
Alangkah indahnya mempunyai rumah di tepian Pasific Cost Highway , hal ini terjadi sewaktu lawatan tour White Shoes & The Couples Company yang kedua ke Amerika Serikat. Saat itu rombongan kami mengendarai sebuah minivan dari kota Los Angeles menuju San Francisco dan melewati sebuah jalan di tepian pantai Pasific ,saya teringat perkataan seorang maestro cellist; Gregor Piatigorsky’, yang semasa hidupnya selalu berlari dari sebuah konflik (revolusi Uni Soviet, nazi holocaust) :
”Well i am the citizen of the world and i just want to see a peaceful in this world and stay in my house in Pasific Cost until the end of my life”
Dari situ saya hanya mengkhayal sepanjang jalan yang dilalui minivan kami, melewati Pasific Cost Highway. Wah gila, enak banget ya, hidup tenang damai dan santai di tepian pantai Pasifik sambil ditemani iringan lagu ”Move On Up” karya Curtis Mayfield. – Ricky Surya Virgana

Track 9: Masa Remadja
”Ketika mendengar lagu ini dari Sari pertama kali, berkesan seperti lagu yang dikarang orang lain, tapi tidak juga, karena terasa akrab di telinga.
Adanya aransemen irama disko drum, ditambah dengan alat musik Marimba memberikan nuansa ceria yang mengingatkan akan masa-masa SMA yang enerjik dan menyenangkan. Ditambah pula alunan melodi nakal dari “string”, ….. senakal imajinasi masa remaja.” - John Navid

Track 10: Ye Good Ol’ Days
”Berirama shuffle atau terseret-seret. Ketika bermain ayunan. Kita melayang maju ke depan dan mundur ke belakang. Ada saat dimana saat titik ayunan tertentu kita mendapatkan keasyikan, dan membuat kita ingin mendapatkan kembali sensasi tersebut. Seperti lagu ini, ketika seseorang yang terseret untuk mencari kembali keasyikan yang pernah dialaminya dulu.” - John Navid

Track 11: Vakansi
”Suatu hari Ricky memainkan lagu ini dengan sebuah gitar, lagu yang sangat menyenangkan tetapi belum memiliki lirik, tentang lirik Ricky selalu menyerahkan kepada saya sepenuhnya. Menurut saya mendengarkan irama dan melodinya seperti menikmati liburan disuatu tempat yang tropis dan menyenangkan. Vakansi! Maka saya tulis liriknya mengenai itu.
Hidup itu adalah tentang keseimbangan, kita bekerja keras untuk makmur dan bahagia, kadang sering luput dan lupa waktu, padahal kebahagiaan dirancang untuk dibagi bukan dinikmati sendirian.” - Aprilia Apsari

Track 12: Kisah Dari Selatan Jakarta
” “…ijinkan hamba menutur sebuah cerita..” Betapa ciamiknya lagu ini, karya dari teman sepermainan kami setiap hari bernama Narpati Awangga atau Om leo atau Monster Kepiting. Masih ingat ketika pertama kali mendapatkan lagu ini akord nya sangat ribet sekali.Terinspirasi dari suasana jazz diera tahun 1950an dan pianis handal bernama Nicolaas Maxmilliaan Mamahit atau dikenal dengan nama Nick Mamahit membuat rekaman album Sarinande yang sangat indah. Oya, dalam rekaman ini saya menggunakan piano elektrik Elepian.” - Aprimela Prawidyanti

Track 13: Matahari
” Ketika band new wave XTC berdialog dengan spionase wanita kelahiran 1876 bernama Mata Hari membicarakan semua hal tentang Indonesia, mungkin itu yang ada di kepala anda…
Berfantasi tentang kehidupan bagian timur Indonesia lama seperti Eka Jaya do the Mambo dan duduk manis di depan pantai menjadi inspirasi dalam lirik lagu yang penuh teriakkan keras sekelompok anak muda, bebas terbang berlibur menembus batas..” – Saleh Husein


Berbeda dari album sebelumnya, album ini memiliki jenis lagu yang berbeda - beda. Sama seperti bila kita bepergian ke setiap kota, tidak ada yang sama. Karena itulah album ini dinamakan Vakansi (vacation)

Sebuah album yang cocok dijadikan "teman" berliburan/berjalan - jalan :)

Nov 2, 2010

The Living End - Oct 30, 2010, Boshe Bali

The Living End are basically a living, breathing rock legend - a fact which was proved at Kuta’s Boshe on Saturday night, and another fact proved that night was that it is possible to bring good Aussie bands to Bali and make a success of it. (The Beat Magazine)

Foto by : Eka Arsana (SID)

Nov 1, 2010

Puisi Ivan Scumbag

 http://i226.photobucket.com/albums/dd106/QieMurDEr/gambar%20buat%20background/omivanscumbag.gif
Sebuah puisi dari buku biografi Ivan Scumbag :
Aku melihat kematian begitu indah
Bulat pucat purnama di langit yang gelap
Memenuhi rongga langit yang temaram dengan aroma dupa mistik yang misterius
Aku melihat kematian begitu indah
Lembut mengalir bening, membelai batu gamping warna krem yang berserak di dasarnya
Menciptakan riam2 kecil

Membuat laju sepotong daun kering yang hanyut terguncang dan tertahan-tahan. Lalu dengan sayap lembutnya, mengepak empuk dan terbang ringan melayang hampa.
Di tengah gurun tandus dia berkelana menunjukkan jalan pada setiap langkah pengelana yang tersesat
Gurun yang hanya menyisakan udara panas dan angin kuat berdebu
Yang menjelmakan hasrat liar dengan dominasi pada hidup
Bahkan hingga hari ini aku masih melihat kematian begitu indah
Tanpa harus ada darah yang tumpah dan nadi yang terkoyak
Tanpa harus ada tubuh yang tergantung kaku diatas kusen berdebu
Kematian melayang perlahan dan hinggap di lubuk kalbu yang mulai enggan untuk berdetak secara teratur
Hanya tubuh yang diam terbaring tenang
Seperti tidur panjang yang nyenyak dengan mimpi indah tanpa akhir
Dan kini keindahan itu memelukku
Menyergap lembut dari belakang dan mendekapku erat penuh hangat
Seperti kekasih yang menumpahkan segala rasa rindu
Ada tangisan bahagia dan kecupan rasa suka
Lalu kematian memasangkan kedua sayap mungilnya di belakang pundakku
Memberikan padaku mahkota bercahaya
Lingkaran bersinar yang melayang tepat diatas kepalaku
Aku seperti dewa matahari
Seperti dewa matahari badanku melayang ringan dan bercahaya penuh kharisma
Memendar dalam dingin dan udara yang tak berasa apa-apa
Aku melihat kematian sebagai serpihan dari puzzle yang harus dirangkai satu-persatu
untuk mendapatkan sebuah rupa yang utuh dan sempurna
Kematian maksimal
Kebebasan sejati
Dari rasa sakit